Berbagi Rotiboy dengan suami

23 Januari 2007 at 6:45 pm 1 komentar

Rotiboy

“Mas-mas, aku pengen rotiboy, boleh yah ! Mas mau ?” tanyaku merayu.”Hmm aku sudah kenyang, ” jawabnya. ”Kalau begitu kita beli 1 saja yah, mas !”, tanggapku.

Angin menerpa… dingin terasa, udara malam hari hampir pukul 10 di bandara Juanda. Dibukanya bungkusan rotiboy perlahan oleh suamiku tercinta. “Hmm enak !”, katanya.

Dalam hatiku berkata… huhuhu itu rotiboyku… katanya mas kan tadi sudah kenyang. Tapi melihatnya memakan kue itu dengan lahap. Rasa berbagi itu muncul dengan penuh suka.  Rasanya jadi bertambah kenikmatannya.

Entry filed under: Ceritaku. Tags: .

Baraakallah

1 Komentar Add your own

  • 1. lia  |  14 Juli 2007 pada 8:35 pm

    TErnYata CiNta aDAlah MEmbeRI tAnPa mENghaRap BalAsan…….IKhlAs………TulUs……….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts

Top Posts

  • Tidak ada

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.